Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan & Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

Dengan ini diberitahukan kepada para pemegang saham Perseroan bahwa, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“Rapat”) pada hari Kamis, tanggal 28 Juni 2018.

Pemanggilan Rapat akan diiklankan dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia pada hari Rabu tanggal 06 Juni 2018 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (“POJK 32/2014”).

Pemegang Saham Perseroan yang berhak hadir atau diwakili dalam Rapat adalah para pemegang saham yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari Selasa tanggal 05 Juni 2018 sampai dengan pukul 16:00 WIB.

Setiap usulan pemegang saham Perseroan akan dimasukkan kedalam acara Rapat jika memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Pasal 12 ayat (1) POJK 32/2014, yang menyatakan bahwa Pemegang Saham dapat mengusulkan mata acara Rapat secara tertulis kepada Direksi paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum pemanggilan Rapat, yaitu selambatnya pada hari Selasa, tanggal 29 Mei 2018.

Selanjutnya, mengingat pada agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa akan dimintakan persetujuan terhadap rencana Perseroan untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, rencana Transaksi Benturan Kepentingan dan rencana penambahan modal dengan HMETD, maka bersama dengan dilakukannya pengumuman Rapat, maka Perseroan akan menyampaikan Keterbukaan Informasi mengenai rencana Perseroan untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, rencana Transaksi Benturan Kepentingan dan rencana penambahan modal dengan HMETD tersebut, yaitu sebagai berikut :

 

KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM TENTANG RENCANA PENAMBAHAN MODAL TANPA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (PMTHMETD), TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN DAN PENAMBAHAN MODAL DENGAN HMETD

JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ATAU RAGU-RAGU DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN SEHUBUNGAN DENGAN HAL-HAL SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI, SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PERANTARA PEDAGANG EFEK, MANAJER INVESTASI, PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN PUBLIK ATAU PENASIHAT PROFESIONAL LAINNYA. INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA DAN DIMENGERTI OLEH PEMEGANG SAHAM PT BUKIT ULUWATU VILLA TBK. (“Perseroan”).

 

1. Bukit Uluwatu Villa Tbk

Berkedudukan di Kabupaten Badung, Propinsi Bali, Indonesia

 

Kegiatan Usaha:

Jasa Akomodasi (Cottage) dan bidang Perhotelan

 

Kantor Pusat :

Alila Villas Uluwatu, Jalan Belimbing Sari, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan

Kabupaten Badung, Propinsi Bali

Telepon : +62 361 848 2166

Faksimili : +62 361 848 2188

 

Kantor Cabang :

Talavera Office Park, Lantai 12, Jalan TB Simatupang Kav. 22-26, Jakarta Selatan

Telepon : +62 21 7592 4475

Faksimili : +62 21 7592 4476

Website : http://buvagroup.com/

 

Keterbukaan Informasi sebagaimana tercantum dalam pengumuman ini disampaikan kepada para pemegang saham Perseroan sehubungan dengan rencana Perseroan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”) dengan mengacu pada POJK 38/2014 (sebagaimana didefinisikan di bawah ini) dan Peraturan No.I-A (sebagaimana didefinisikan di bawah ini) serta ketentuan pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan, dan melaksanakan transaksi Benturan Kepentingan dengan mengacu pada Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (sekarang Otoritas Jasa Keuangan) No. IX.E.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No Kep-412/BL/2009 dan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek terlebih Dahulu (HMETD) dengan mengacu pada POJK Nomor 32/POJK-04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan HMETD, dalam rangka pengembangan usaha Perseroan,

Berkaitan dengan rencana Perseroan untuk melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) dengan rasio 1 : 2, dimana persetujuan pemegang saham akan dimintakan didalam RUPS Luar Biasa yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2018, maka seluruh rencana PMTHMETD, Transaksi Benturan Kepentingan dan HMETD ini akan dilaksanakan Perseroan, setelah dimulainya perdagangan saham di Pasar Tunai dengan nilai nominal baru, yaitu dengan nilai Rp50 (lima puluh Rupiah) per lembar saham.

Berdasarkan hal tersebut, Perseroan menyampaikan Keterbukaan Informasi kepada para pemegang saham Perseroan mengenai rencana PMTHMETD, rencana Transaksi Benturan Kepentingan dan rencana penambahan modal dengan HMETD.

DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KELENGKAPAN DAN KEBENARAN SEMUA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MENGADAKAN PENELITIAN DAN PEMERIKSAAN YANG CUKUP, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG DISEMBUNYIKAN ATAU TIDAK DIUNGKAPKAN YANG DAPAT MEMBUAT ATAU MENGAKIBATKAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL DALAM PENGUMUMAN INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.

Keterbukaan informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 22 Mei 2018

 

PENDAHULUAN

Informasi kepada pemegang saham ini dibuat untuk para pemegang saham Perseroan agar para pemegang saham Perseroan mendapatkan informasi maupun gambaran yang lengkap mengenai rencana PMTHMETD, rencana Transaksi Benturan Kepentingan dan rencana penambahan modal dengan HMETD yang akan diusulkan oleh Perseroan dan dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan bagi para pemegang saham Perseroan dalam rangka memberikan persetujuannya dalam RUPSLB.

Bahwa pelaksanaan PMTHMETD akan dilaksanakan Perseroan, secepat-cepatnya setelah dimulainya perdagangan saham di Pasar Tunai dengan nilai nominal baru, yaitu dengan nilai Rp50 (lima puluh Rupiah) per lembar saham.

Oleh karena itu, jika RUPSLB menyetujui rencana Pemecahan Nilai Nominal Saham, maka sesuai dengan POJK 38/2014 dan Peraturan BEI No. I-A, bersama ini Direksi atas nama Perseroan memberitahukan kepada para pemegang saham Perseroan bahwa Perseroan berencana untuk melaksanakan PMTHMETD sebanyak-banyaknya 681.126.000 saham biasa.

Berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk POJK 38/2014 serta Anggaran Dasar Perseroan, Rencana PMTHMETD ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari RUPSLB.

 

ALASAN DAN LATAR BELAKANG

Berdasarkan POJK 38/2014, Perseroan dapat melakukan PMTHMETD kepada pemegang saham sebagaimana diatur dalam peraturan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai HMETD, baik untuk memperbaiki posisi keuangan maupun selain untuk memperbaiki posisi keuangan Perseroan.

Adapun untuk melakukan PMTHMETD selain untuk memperbaiki posisi keuangan sebagaimana dimaksud dalam POJK 38/2014, PMTHMETD hanya dapat dilakukan paling banyak 10% (sepuluh persen) dari modal disetor yang tercantum dalam anggaran dasar yang telah diberitahukan dan diterima Menteri yang berwenang pada saat pengumuman RUPSLB, dengan ketentuan: (a) Penambahan modal Perseroan tanpa memberikan HMETD selain dalam rangka Program Kepemilikan Saham dilakukan dalam 2 (dua) tahun sejak RUPSLB untuk penambahan modal Perseroan tanpa memberikan HMETD; dan (b) penambahan modal Perseroan tanpa memberikan HMETD dalam rangka Program Kepemilikan Saham dilakukan dalam 5 (lima) tahun sejak RUPSLB untuk penambahan modal Perseroan tanpa memberikan HMETD dalam rangka Program Kepemilikan Saham dimaksud.

Selanjutnya dapat kami sampaikan bahwa dalam rangka pengembangan kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anak, Perseroan merasa perlu untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan untuk menambah likuiditas saham yang tercatat di BEI.

Oleh karenanya, Perseroan berencana melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan PMTHMETD.

Sampai dengan diterbitkannya Keterbukaan Informasi ini, terdapat sebanyak 3.405.634.600 saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam rangka PMTHMETD, Perseroan bermaksud untuk mengeluarkan sebanyak-banyaknya 340.563.000 (tiga ratus empat puluh juta lima ratus enam puluh tiga ribu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp50 (lima puluh Rupiah) per saham.

Namun segera setelah dimulainya perdagangan di pasar Tunai atas saham dengan niiai nominal baru pasca Pemecahan Saham (Stock Split) yaitu sebesar Rp 50 per saham, akan terdapat sebanyak 6.811.269.200 saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam rangka PMTHMETD, Perseroan bermaksud untuk mengeluarkan sebanyak-banyaknya 681.126.000 (enam ratus delapan puluh satu juta seratus dua puluh enam ribu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp50 (lima puluh Rupiah) per saham.

Rencana Perseroan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tidak bertentangan dengan perjanjian-perjanjian yang sebelumnya telah dilakukan oleh Perseroan.

 

KETERANGAN MENGENAI RENCANA PMTHMETD

 PMTHMETD ini dapat dilaksanakan sekaligus sejak disetujui oleh RUPSLB. Seluruh Saham Baru Perseroan tersebut merupakan saham biasa yang memiliki hak yang sama dengan saham biasa Perseroan yang telah dikeluarkan dan disetor penuh sebelumnya dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”).

Sesuai dengan Peraturan No. I-A, Saham Baru Perseroan tersebut tidak dapat diperdagangkan sekurang kurangnya selama 1 (satu) tahun sejak dicatatkan di BEI dengan tujuan untuk melindungi kepentingan pemegang saham bukan pengendali.

Penetapan harga pelaksanaan PMTHMETD ini dilakukan sesuai dengan ketentuan V.1.1 dalam Peraturan BEI No. I-A yaitu sekurang-kurangnya sama dengan rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 (dua puluh lima) Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum Perseroan melakukan iklan pengumuman mengenai akan dilakukannya RUPSLB yang mengagendakan PMTHMETD.

Berikut adalah informasi harga penutupan saham Perseroan selama 25 (dua puluh lima) Hari Bursa berturut-turut sebelum tanggal 22 Mei 2018 yang merupakan tanggal iklan pengumuman RUPSLB Perseroan:

 

No. Tanggal Harga Penjualan Saham (Rp.)
1. 13 April 2018 422
2. 16 April 2018 498
3. 17 April 2018 498
4. 18 April 2018 496
5. 19 April 2018 496
6. 20 April 2018 496
7. 23 April 2018 585
8. 24 April 2018 474
9. 25 April 2018 474
10. 26 April 2018 432
11. 27 April 2018 480
12. 30 April 2018 480
13. 2 Mei 2018 480
14. 3 Mei 2018 486
15. 4 Mei 2018 484
16. 7 Mei 2018 404
17. 8 Mei 2018 480
18. 9 Mei 2018 480
19. 11 Mei 2018 480
20. 14 Mei 2018 480
21. 15 Mei 2018 480
22. 16 Mei 2018 476
23. 17 Mei 2018 450
24. 18 Mei 2018 450
25. 21 Mei 2018 450

 

Berdasarkan data tersebut di atas, maka harga rata-rata dari harga penutupan saham-saham Perseroan dalam periode selama 25 (dua puluh lima) Hari Bursa berturut-turut sebelum tanggal 22 Mei 2018 adalah sebesar Rp476 (empat ratus tujuh puluh enam Rupiah) per lembar saham.

Sesuai dengan Surat Edaran BAPEPAM S-406/PM/2000 tanggal 3 Maret 2000 perihal Imobilisasi Saham, Saham Baru Perseroan akan diterbitkan Perseroan dalam bentuk tanpa sertifikat dan akan dicatatkan di bursa saham yang sama, dengan menggunakan kode saham dan mekanisme penentuan harga pasar yang sama dengan saham-saham Perseroan yang telah dikeluarkan hingga saat ini.

Sebagaimana diatur dalam POJK 38/2014, Perseroan akan melakukan keterbukaan informasi sebagai berikut:

  • Paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa HMETD, Perseroan akan memberitahukan kepada OJK serta mengumumkan kepada masyarakat mengenai waktu pelaksanaan penambahan modal tersebut.
  • Paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa HMETD, Perseroan akan memberitahukan kepada OJK serta masyarakat mengenai hasil pelaksanaan penambahan modal tersebut yang meliputi informasi antara lain jumlah dan harga saham yang diterbitkan.

Dalam hal terdapat calon investor yang akan mengambil Saham Baru yang ditawarkan oleh Perseroan merupakan pihak afiliasi dari Perseroan, maka berdasarkan POJK 38/2014 Perseroan dikecualikan untuk mengikuti ketentuan Peraturan No. IX.E.1.

Terdapat pembatasan dari perjanjian-perjanjian kredit Perseroan dimana Perseroan berkedudukan sebagai debitur yang membatasi transaksi PMTHMETD serta penggunaan dana hasil PMTHMETD. Saat ini Perseroan sedang melakukan pengurusan untuk mendapatkan persetujuan dari kreditur-kreditur Perseroan dan diharapkan persetujuan tersebut dapat diperoleh sebelum pelaksanaan RUPSLB.

 

PENGGUNAAN DANA

 Rencana PMTHMETD tersebut akan dilaksanakan pada harga pelaksanaan minimum Rp480 (empat ratus delapan puluh Rupiah) per lembar saham. Dana yang diperoleh dari rencana PMTHMETD adalah minimum sebesar Rp163.470.240.000 (seratus enam puluh tiga milyar empat ratus tujuh puluh juta dua ratus empat puluh ribu Rupiah) akan dipergunakan dengan perincian sebagai berikut:

  1. Pembayaran uang muka atas rencana transaksi akuisisi yang akan dilakukan Perseroan;
  2. Sebagian biaya modal (capex) anak perusahaan; dan
  3. Sebagian modal kerja Perseroan.

 

KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

Riwayat Singkat

Perseroan adalah sebuah perseroan terbatas terbuka yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Bukit Uluwatu Villa Nomor 53 tanggal 15 Desember 2000 yang dibuat dihadapan Sugito Tedjamulja SH., Notaris di Jakarta yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor C-27344 HT.01.01.TH.2003 tanggal 14 Nopember 2003, dan didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kabupaten Badung di bawah Nomor 1342/RUB.22-08/II/2007 tanggal 7 Februari 2007, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 44 tanggal 30 Mei 2008, Tambahan Nomor 7433.

Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dalam rangka penawaran umum perdana saham diubah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar

PT Bukit Uluwatu Villa No.182 tanggal 25 Februari 2010, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., pengganti Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-11605.AH.01.02. Tahun 2010 tanggal
5 Maret 2010, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0017145.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 5 Maret 2010, mengenai pernyataan kembali keputusan para pemegang saham Perseroan sebagaimana ternyata dalam Resolutions Of The Shareholders of PT Bukit Uluwatu Villa In Lieu Of The Extraordinary General Meeting Of Shareholders tanggal 23 Februari 2010.

Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa No. 13 tanggal 16 Februari 2017, dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0071685 tanggal 17 Februari 2017, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-42335.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal 17 Februari 2017.

Perseroan adalah pemilik Alila Ubud yang telah beroperasi secara komersial sejak Juni 1996 dan berlokasi di Desa Melinggih Kelod, Payangan, Ubud, Gianyar, Bali dan Alila Villas Uluwatu yang telah beroperasi secara komersial sejak Juni 2009 dan berlokasi di Pecatu, Badung, Bali.

Kantor pusat Perseroan adalah di Alila Villas Uluwatu, Jalan Belimbing Sari, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Propinsi Bali dan kantor cabang Perseroan adalah di Talavera Office Park, lantai 12, Jalan TB Simatupang Kav.22-26, Jakarta Selatan.

 

Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam jasa akomodasi (cottage) dan perhotelan.

Perseroan menjalankan kegiatan usaha perhotelan yang dimiliki oleh Perseroan yaitu Alila Ubud dan Alila Villas Uluwatu yang telah beroperasi secara komersial masing-masing sejak tahun 1996 dan 2009. Disamping itu, Perseroan juga menjalankan kegiatan usahanya melalui Entitas Anak Perseroan yang memiliki kegiatan usaha sejenis dengan Perseroan.

Properti yang telah beroperasi:

  1. Alila Villas Uluwatu;
  2. Alila Ubud; dan
  3. Alila Manggis.

 

Permodalan dan Pemegang Saham

Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan antara sebelum dan setelah Penerbitan Saham Baru Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 1 Mei 2018 yang dikeluarkan oleh PT EDI Indonesia, Biro Administrasi Efek Perseroan, yaitu sebagai berikut:

 

Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Saham (Rp) %
A. Modal Dasar (Nominal Rp100,-) 6.000.000.000 600.000.000.000
B. Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
– PT Asia Leisure Network 851.409.356 85.140.935.600 25,00
– Archipelago Resort and Hotels Limited 1.048.643.000 104.864.300.000 30,79
– NVIII Holdings Limited 442.885.300 44.288.530.000 13,00
-Shinhan Investments Corp. Group 171.982.600. 17.198.260.000 5,05
– Masyarakat (<5%) 1.062.696.944 1.062.696.944.000 26,15
  Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.405.634.600 340.563.460.000 100,00
C. Saham Dalam Portepel 2.594.365.400 259.436.540.000

 

Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa No. 13 tanggal 16 Februari 2017, dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0071697 tanggal 17 Februari 2017, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-42335.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal 17 Februari 2017 dan susunan Direksi Perseroan adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 69 tanggal 19 Juni 2015, dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0946713 tanggal 30 Juni 2015 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-3526376.AH.01.11.Tahun 2015 tanggal 30 Juni 2015, yaitu sebagai berikut:

 

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Okie Rehardi Lukita
Komisaris : Jongik Kwon
Komisaris Independen : Susilo Sudjono
Komisaris Independen J. Johandi Kumaheri
Komisaris : Gunawan Angkawibawa
Komisaris : Edy Suwarno

 

Direksi

Direktur Utama : Franky Tjahyadikarta
Direktur : Hendry Utomo
Direktur Independen : I Nyoman Tri Suryanegara Lingga
Direktur : Winarti Soemirat Gondokarjono

 

Ikhtisar Data Keuangan Penting

Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan untuk periode 12 (duabelas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 yang telah diaudit oleh EY dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian.

 

(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Nilai (Rp)
Aset 3.284.333
Liabilitas 1.574.918
Ekuitas 1.709.415
 

Penjualan dan pendapatan

 

252.003

Beban Pokok Penjualan 86.625
Laba Bruto 165.378
Beban Usaha 163.537
Laba Usaha 1.841
Total Laba Komprehensif – Rugi Periode Berjalan (22.885)
Total Laba Komprehensif – Rugi Periode Berjalan yang Dapat

Diatribusikan Kepada: Pemilik Entitas Induk

(20.284)

 

STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM SEBELUM DAN

SESUDAH DILAKUKANNYA RENCANA PMTHMETD

Dengan terjadinya penerbitan Saham Baru, struktur permodalan Perseroan adalah sebagai berikut:

 

Nominal value Rp100,- per share
Pemegang Saham Sebelum rencana PMTHMETD   Sesudah rencana PMTHMETD  
Jumlah Saham Jumlah Nilai Saham (Rp) % Jumlah Saham Jumlah Nilai Saham (Rp) %
Modal Dasar 6.000.000.000 600.000.000.000 6.000.000.000 600.000.000.000
Saham Baru Perseroan
Sebanyak-banyaknya 340.563.000 34.056.300.000 5,7
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.405.634.600 340.563.460.000 56,8 3.746.198.060 374.619.806.000 62,4
Jumlah Saham Dalam Portepel 2.594.365.400 259.436.540.000 43,2 2.253.801.940 225.380.194.000    37,6

 

DAMPAK KEUANGAN PERSEROAN ATAS DILAKUKANNYA RENCANA PMTHMETD

Proforma neraca Perseroan tersebut, dibuat oleh pihak manajemen Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.

(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan Sebelum Rencana PMTHMETD Setelah Rencana PMTHMETD
Kas dan Setara Kas 28.006 28.006
Aset lainnya 3.256.328 3.376.328
Total Aset 3.284.333 3.404.333
Total Liabilitas 1.574.918 1.574.918
Modal saham 340.564 374.564
Tambahan Modal Disetor 345.754 471.754
Ekuitas lainnya 787.879 747.879
Kepentingan Nonpengendali 235.219 235.219
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 3.284.333 3.404.333

 

Berikut adalah analisis singkat atas dampak Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak sebelum rencana PMTHMETD dengan setelah rencana PMTHMETD per tanggal 31 Desember 2017:

Total aset Perseroan setelah rencana PMTHMETD mengalami kenaikan sebesar Rp120 milyar dibandingkan dengan sebelum rencana PMTHMETD. Kenaikan ini berasal dari penerbitan saham PMTHMETD sebanyak 340.563.000 saham baru serta dibukukan dalam akun modal disetor dan tambahan modal disetor masing-masing sebesar Rp 34 milyar dan Rp 123 milyar.

 

MANFAAT DILAKSANAKANNYA PMTHMETD

Perseroan akan mendapatkan tambahan dana yang akan memperkuat struktur permodalan Perseroan serta pengembangan usaha Perseroan dan Entitas Anak, jumlah saham beredar Perseroan akan bertambah yang akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan serta dilusi yang akan dialami pemegang saham relatif kecil disertai dilusi yang relative kecil.

 

KETERANGAN MENGENAI RENCANA TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN

OBYEK TRANSAKSI

Perseroan berencana melakukan pengambilalihan saham PT Bali Ocean Magic yang merupakan transaksi benturan kepentingan, dengan persentase sekitar 53% dari seluruh saham yang ada di PT Bali Ocean Magic atau dengan nilai yang setara dengan Rp 337 milyar oleh Perseroan. Adapun transaksi ini merupakan transaksi benturan kepentingan karena (1) Perseroan akan melakukan pengambilalihan saham dengan melakukan pembelian saham, antara lain dari 2 pemegang saham yaitu : PT Trigana Nusamandiri dan Orient Spice Investment, yang secara tidak langsung dimiliki oleh Bapak Franky Tjahyadikarta, dimana Bapak Franky Tjahyadikarta merupakan Direkur Utama Perseroan; dan (2) Direktur Independen dari Perseroan menjabat sebagai Komisaris di PT Bali Ocean Magic.

 

RINGKASAN LAPORAN PENILAI INDEPENDEN

Perseroan telah menunjuk Pihak Independen Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis Hamid & Rekan (“KJPP RHR”) untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Akuisisi PT Bali Ocean Magic (“BOM”) (“Rencana Transaksi”).

Identitas Penilai Independen secara lengkap sebagai berikut:

Nama : Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis Hamid & Rekan

No. ijin usaha : 2.09.0012

Alamat Kantor : Menara Kuningan Lantai 8, Jl. HR. Rasuna Said Blok X-7 Kav. 5, Jakarta

Telp. : 6221 3001 6002

Fax. : 6221 3001 6003

Email : kjpp.rhp@rhp-valuation.com

 

KETERANGAN RINGKASAN PENDAPAT KEWAJARAN PENILAI INDEPENDEN

Berikut adalah ringkasan dari Laporan Penilai Independen sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Pendapat Kewajaran No.RHR00R2P0518049.0 tanggal 21 Mei 2018.

 

A. Pihak-pihak dalam Transaksi

Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan, BOM, PT Trigana Nusamandiri, Orient Spice Investment dan Diva Recreation International, S.A.

 

B. Objek Pendapat Kewajaran

Objek Rencana Transaksi dalam Pendapatan Kewajaran ini adalah rencana akuisisi 53% ekuitas BOM.

 

C. Tujuan Pendapat Kewajaran

Maksud dan tujuan dari Pendapat Kewajaran ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi sehubungan dengan keterbukaan informasi kepada publik.

Rencana Transaksi tergolong dalam transaksi afiliasi dan benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam peraturan No.IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.

 

D. Tanggal Pendapat Kewajaran

Tanggal pendapat kewajaran (cut-off-date) adalah 31 Desember 2017 yang didasarkan atas laporan keuangan BOM yang telah diaudit.

 

E. Asumsi – asumsi dan Batasan Penilai

Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan batasan sebagai berikut:

  • Uji tuntas atas laporan keuangan tidak dilakukan dan penelahaan atas informasi pada laporan keuangan hanya dilakukan sebatas untuk keperluan penilaian;
  • Analisis dampak pajak untuk para pihak terkait Rencana Transaksi tidak dilakukan.

Berdasarkan analisis terhadap Rencana Transaksi, KJPP RHR memiliki beberapa asumsi sebagai berikut.

  • KJPP-RHR mengerti bahwa perjanjian pengikatan jual beli atas Rencana Transaksi belum ditandatangani oleh para pihak. KJPP-RHR berasumsi bahwa Rencana Transaksi akan mendapatkan persetujuan dari pemegang saham independen dan dapat dijalankan seperti yang telah dijelaskan oleh Manajemen Perseroan.
  • KJPP-RHR juga mengasumsikan bahwa tidak terdapat perubahan signifikan atas asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini sejak penerbitan Pendapat Kewajaran sampai tanggal efektif Rencana Transaksi.
  • Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari analisis ini dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang kompleks dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
  • Pendapat ini disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan dan kondisi pasar yang ada saat ini. Perubahan atas kondisi-kondisi tertentu yang berada di luar kendali Perseroan dan pihak-pihak yang terkait akan dapat memberikan dampak yang tidak dapat diprediksi dan dapat berpengaruh terhadap Pendapat Kewajaran ini.
  • KJPP-RHR tidak berkewajiban untuk memutakhirkan Pendapat Kewajaran apabila terdapat kejadian-kejadian penting yang terjadi setelah tanggal penilaian (subsequent events), namun hanya akan mengungkapkannya di dalam laporan.
  • Laporan ini tidak dimaksudkan untuk memberi rekomendasi kepada pemegang saham Perseroan untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut.

 

F. Pendekatan dan Analisis Kewajaran

Analisis kewajaran terhadap Rencana Transaksi Perseroan dikaji melalui beberapa aspek analisis sebagai metodologi yang digunakan meliputi:

  • Analisis terhadap Rencana Transaksi
  • Analisis kualitatif, yaitu analisis terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi dan keterkaitannya, serta analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
  • Analisis kuantitatif, berupa analisis historis laporan keuangan, analisis kinerja keuangan tanpa dan dengan Rencana Transaksi.
  • Analisis atas kewajaran nilai Rencana Transaksi.

 

G. Pendapat Kewajaran atas Transaksi

Berdasarkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang dilakukan meliputi analisis terhadap transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis atas kewajaran nilai transaksi, dan analisis atas faktor-faktor yang relevan, maka kami berpendapat bahwa secara keseluruhan Rencana Transaksi adalah wajar jika harga transaksi dilakukan dalam rentang deviasi maksimum 7,5% dari Nilai Pasar Wajar atas 53% Ekuitas BOM (batas maksimum yang diatur dalam peraturan No. VIII.C.3 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal).

 

KETERANGAN TENTANG RUPSLB

Transaksi Benturan Kepentingan ini dapat dilaksanakan sejak disetujui oleh RUPSLB yang dihadiri oleh lebih dari ½ (satu perdua) dari jumlah seluruh pemegang saham Independen dan keputusan diambil berdasarkan suara setuju dari pemegang saham independen yang mewakili lebih dari ½ (satu perdua) dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki oleh pemegang saham independen. Jika kuorum yang disyaratkan tersebut tidak diperoleh dalam Rapat pertama maka akan dilaksanakan rapat kedua dan ketiga dengan mengikuti persyaratan dan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

 

PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN TRANSAKSI

Transaksi akuisisi direncanakan antara lain untuk memperbaiki tingkat kesehatan arus kas Perseroan mengingat target akuisisi merupakan sebuah unit usaha yang sudah berjalan baik selama lebih dari 14 tahun. Selain itu dalam jangka panjang transaksi ini akan turut membantu Perseroan dalam menerbitkan obligasi sebagai salah satu tujuan strategis jangka panjang Perseroan. Adapun alasan dilakukannya transaksi dengan pihak terafiliasi karena kinerja keuangan perusahaan target sudah terbukti dengan karakteristik dan budaya manajemen yang sesuai dengan Perseroan.

 

KETERANGAN TENTANG RENCANA

PENAMBAHAN MODAL DENGAN HMETD

Sehubungan dengan penambahan modal dengan memberikan HMETD dalam Keterbukaan Informasi ini, Perseroan bermaksud untuk menerbitkan tidak lebih dari 3.405.634.000 saham baru Perseroan (“Saham Baru“) dan mengestimasikan bahwa dana (gross) yang Perseroan akan peroleh dari penerbitan Saham Baru adalah sekitar Rp.800.000.000.000 (delapan ratus milyar Rupiah).

Saham Baru tersebut akan diterbitkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di BEI sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk Peraturan BEI No. I-A Tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat, Lampiran Keputusan Direksi PT BEI No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014. Saham Baru akan memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham Perseroan lainnya.

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2015 Tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“POJK No. 32“), pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan HMETD tunduk kepada:

  1. Perseroan memperoleh persetujuan dari mayoritas pemegang saham pada RUPSLB sehubungan dengan penambahan modal dengan memberikan HMETD; dan
  1. pernyataan pendaftaran Perseoran (yang akan disampaikan kepada OJK) sehubungan dengan rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD dinyatakan efektif oleh OJK,

sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Untuk menghindari keragu-raguan, Perseroan berhak untuk mengeluarkan sebagian dari atau seluruh jumlah maksimum saham yang disetujui untuk diterbitkan berdasarkan keputusan RUPSLB. Harga pelaksanaan HMETD final akan ditentukan oleh Dewan Komisaris Perseroan. Ketentuan-ketentuan penambahan modal dengan memberikan HMETD, termasuk harga pelaksanaan final atas HMETD dan jumlah final atas Saham Baru yang akan diterbitkan, akan diungkapkan di prospektus yang diterbitkan dalam rangka penambahan modal dengan memberikan HMETD, yang akan disediakan kepada pemegang saham yang berhak pada waktunya, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

 

PERKIRAAN WAKTU PELAKSANAAN PENAMBAHAN MODA

Perseroan bermaksud untuk melaksanakan dan menyelesaikan penambahan modal dengan memberikan HMETD dalam jangka waktu yang wajar untuk dilakukan, namun tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal penerimaan persetujuan RUPSLB sehubungan dengan penambahan modal dengan memberikan HMETD dan tunduk pada dinyatakan efektifnya pernyataan pendaftaran (yang akan disampaikan kepada OJK) sehubungan dengan penambahan modal dengan memberikan HMETD oleh OJK, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

 

PERKIRAAN SECARA GARIS BESAR PENGGUNAAN DANA

Perseroan bermaksud untuk menggunakan seluruh dana yang diterimanya dari penambahan modal dengan memberikan HMETD (setelah dikurangi dengan seluruh komisi-komisi, biaya-biaya, ongkos-ongkos dan pengeluaran-pengeluaran lainnya), untuk memperbaiki struktur pembiayaan, pengelolaan modal dan pengeluaran yang diantisipasi Perseroan. Perseroan berhak untuk melakukan penyesuaian terhadap penggunaan dana dengan mempertimbangkan perubahan keadaan dan faktor-faktor lain yang dianggap layak. Informasi final sehubungan dengan penggunaan dana akan diungkapkan dalam prospektus yang diterbitkan dalam rangka penambahan modal dengan memberikan HMETD yang akan disediakan kepada pemegang saham yang berhak pada waktunya, sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

 

STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM SEBELUM DAN

SESUDAH DILAKUKANNYA RENCANA HMETD

Dengan terjadinya penerbitan Saham Baru, struktur permodalan Perseroan adalah sebagai berikut:

 

Nilai nominal Rp100,- per saham
Pemegang Saham Sebelum rencana

HMETD

  Sesudah rencana

HMETD

 
Jumlah Saham Jumlah Nilai Saham (Rp) % Jumlah Saham Jumlah Nilai Saham (Rp) %
Modal Dasar 6.000.000.000 600.000.000.000 10.000.000.000 1.000.000.000.000
Saham Baru Perseroan
Sebanyak-banyaknya 3.405.634.600 340.563.460.000 34,06%
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.405.634.600 340.563.460.000 56,8 6.811.269.200 681.126.920.000 68,12%
Jumlah Saham Dalam Portepel 2.594.365.400 259.436.540.000 43,2 3.188.730.800 318.873.080.000 31.88%


ANALISIS MENGENAI PENGARUH PENAMBAHAN MODAL TERHADAP KONDISI 
KEUANGAN PERSEROAN DAN PEMEGANG SAHAM

Mengingat belum ditetapkannya ketentuan-ketentuan atas penambahan modal dengan memberikan HMETD, Perseroan tidak dapat memberikan analisis yang rinci sehubungan dengan dampak spesifik dari penambahan modal dengan memberikan HMETD terhadap kondisi keuangan Perseroan, namun untuk mematuhi POJK No. 32, Perseroan memperkirakan bahwa rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD akan, antara lain, memungkinkan Perseroan untuk mengurangi biaya bunga, menurunkan gearing level, sehingga memperkuat neraca keuangan Perseroan dan meningkatkan modal keseluruhan yang tersedia untuk pengembangan usaha antara lain melalui transaksi akuisisi dan kegiatan operasional Perseroan yang sedang berjalan lainnya.

Sehubungan dengan dampak dari rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD terhadap pemegang saham, di bawah ini adalah proforma susunan dan kepemilikan saham Perseroan sebelum dan setelah rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD dengan asumsi:

  1. Perseroan menerbitkan jumlah maksimum Saham Baru sebagaimana dimuat dalam Keterbukaan Informasi ini (yaitu 3.405.634.000 saham baru Perseroan); dan
  1. seluruh Saham Baru diambil oleh sebagian pemegang saham lama ditambah dengan pemegang saham baru.

Dalam hal pemegang saham tidak melaksanakan HMETD miliknya dan tidak mengambil porsinya atas Saham Baru, maka pemegang saham tersebut akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya sebesar 50%.

 

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA

Sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, rencana PMTHMETD sebagaimana disebutkan di atas akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB Perseroan yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2018, waktu dan tempat pelaksanaan RUPSLB akan disampaikan melalui panggilan RUPSLB.

Para Pemegang Saham yang tidak dapat hadir dalam Rapat, dapat diwakili oleh kuasanya dengan membawa Surat Kuasa yang sah dalam bentuk yang dapat diterima Direksi dengan ketentuan para anggota Direksi, Komisaris dan karyawan Perseroan diperkenankan untuk bertindak selaku Kuasa Para Pemegang Saham dalam Rapat, namun suara yang mereka keluarkan selaku Kuasa tidak dihitung dalam pemungutan suara. Bagi Pemegang Saham yang alamatnya terdaftar di luar negeri, Surat Kuasa harus dilegalisir oleh Notaris dan Kedutaan Besar Republik Indonesia setempat.

Berikut adalah tanggal-tanggal penting dalam kaitannya dengan RUPSLB Perseroan:

 

Peristiwa Tanggal
Pemberitahuan kepada OJK, BEI, dan KSEI 27 April 2018
 

Pengumuman RUPSLB melalui surat kabar

 

22 Mei 2018

Pengumuman informasi ringkas mengenai rencana PMTHMETD, TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN DAN PENAMBAHAN MODAL DENGAN HMETD  

 

22 Mei 2018

 

Tanggal DPS yang berhak hadir (recording date)

 

5 Juni 2018

 

RUPSLB

 

28 Juni 2018

 

Pengumuman hasil RUPSLB di surat kabar

 

2 Juli 2018

 

Laporan hasil RUPSLB kepada OJK, BEI dan KSEI

 

4 Juli 2018

 

REKOMENDASI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN

Informasi Kepada Pemegang Saham ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, dan oleh karenanya Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan bertanggung jawab atas kebenaran informasi yang terdapat didalamnya. Sepanjang pengetahuan Dewan Komisaris dan Direksi, seluruh informasi material dan pendapat yang dikemukakan dalam Informasi Kepada Pemegang Saham ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan dan bahwa tidak ada informasi material lainnya yang belum diungkapkan sehingga dapat menyebabkan pernyataan ini menjadi tidak benar atau menyesatkan.

Berdasarkan kepercayaan serta keyakinan bahwa rencana PMTHMETD, Transaksi Benturan Kepentingan serta rencana HMETD ini merupakan pilihan terbaik dalam usaha mencapai manfaat yang telah diuraikan di atas, maka dengan ini Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan merekomendasikan kepada seluruh pemegang saham Perseroan dalam RUPSLB untuk menyetujui usulan rencana tersebut di atas.

 

INFORMASI TAMBAHAN

Untuk memperoleh informasi tambahan sehubungan dengan rencana PMTHMETD, Pemegang Saham Perseroan dapat menghubungi Corporate Secretary Perseroan, pada setiap hari dan jam kerja Perseroan pada alamat tersebut di bawah ini:

 

Kantor Pusat

Alila Villas Uluwatu, Jalan Belimbing Sari, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan,

Kabupaten Badung, Propinsi Bali

Telepon: +62 361 848 2166

Faksimili: +62 361 848 2188

 

Kantor Cabang:

Talavera Office Park, Lantai 12, Jalan TB. Simatupang Kav.22-26, Jakarta Selatan

Telepon: +62 21 7592 4475

Faksimili: +62 21 7592 4476

Website: http://buvagroup.com/

 

Jakarta, 22 Mei 2018

Direksi Perseroan